Kamis, 24 Oktober 2013

Inspirasi

JANGAN TAKUT GAGAL KAWAN !!!
 
    Gagal bukan berarti kalah, dan dari kegagalan kita bisa merasakan arti hidup yang sebenarnya. Berawal dari kegagalan yang pernah aku alami dalam perjalanan hidupku. Semoga menjadikan motivasi untuk kalian semua untuk tetap semangat dan tunjukkan pada dunia kalau kita bisa.
Mungkin banyak orang tak ingin gagal terhadap apa yang diimpikan tapi beginilah arti hidup, kadang kita berada di atas dan kadang juga kita berada di bawah. Mungkin apa yang kita inginkan baik menurut kita tapi tidak menurut allah. Apa yang kita jalani saat ini adalah kehendak dari allah dan kita tidak bisa keluar dari kenyataan ini.
Ini kisahku,,,,,
Ini mungkin awal dari sebuah impian yang tidak menjadi kenyataan, buatku itu sebuah cobaan yang begitu berat bagiku. Dulu mungin aku terlalu yakin bahwa aku bisa masuk perguruan tinggi negri di Jogjakarta hingga aku merasa aku pasti bisa masuk disitu. Berawal dari aku mendaftar SNMPTN tetapi allah berkehendak lain hingga aku tidak ditrima mengikuti jalur itu, aku tidak terlalu kecewa karena memang banyak yang tidak lolos mengikuti jalur tersebut. Akupun tidak menyerah aku mencoba jalur lain yaitu jalur SBMPTN. Aku mulai belajar untuk persiapan ujian tersebut, mungkin waktu itu aku terlalu pede sehingga aku slalu menyia-nyiakan waktu untuk belajar karena aku terlalu yakin bisa masuk melalui jalur tersebut, hingga waktu ujian pun tiba, aku kerjakan setiap soal yang diujikan, dan aku kejakan semua tanpa ada 1 nomer yang kosong. Aku tengok samping kursi ujian mereka semua tapi masih sebagian yang mereka kerjakan padahal waktu sudah akan selesai. Dalam batinku berkata “ah, yang lain aja pada belum selesai masih banyak yang kosong, mungkin aku yang ditrima”. Hari pengumuman diajukan 1 minggu. Waktu itu aku sudah meninggalkan pondok darul qur’an tercinta. Hatiku dag dig dug tak karuan dan akhirnya rasa itu sirna diganti dengan rasa tangis di hati ini, “ya allah kenapa aku tidak bisa masuk” badan ini terasa lemas dan air mata ini menetes tanpa henti, “ya  rob, beri aku kekuatan” batinku. Aku waktu itu mungkin belum bisa menerima semua ini tapi aku sadar jika aku terlalu larut dalam kesedihan waktu akan terbuang sia-sia. Aku puga mencoba mengikuti progam beasiswa ke luar negri. Aku mencoba untuk lebih serius belajar waktu itu. Pagi siang sore malam aku tak pernah lepas dari memabaca buku-buku pengetahuan fiqih tauhid dan lain-lain dan tak lupa aku menamabah hafalan jus ama yang menjadi persyaratan tes progam tersebut. Tapi allah masih berkehendak lain, hasilnya sama saja aku masih belum bisa lolos mengikuti tes tersebut. Aku masih tak patah arang , pada saat itu tanpa pikir panjang aku langsung mencari info lain dan saat itu juga aku daftar progam regular di suatu universitas islam negri di Jogjakarta. Mulai dari itu aku berusaha bagaimanapun aku harus bisa masuk di universitas tersebut. Mulai dari mencari soal-soal hingga mengikuti bimbingan belajar khusus selama kurang lebih 5hari setiap pagi sampai sore. Hingga waktu itu aku merasa sangat yakin sekali bisa lolos. Ujian telah tiba dengan niat yang penuh dengan keyakinan aku mencoba menjawab semua soal dengan penuh rasa hati-hati. Dalam batinku berkata semoga ini akhir dari usahaku selama ini. Waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba 1minggu setelah tes pengumuman hasil tes regular. Jantung ini berdetak lebih kencang dag dig dug derrrrrrr ternyata harapanku slama ini hilang lah sudah dari 7000 orang yang mengikuti tes hanya 600 orang yang ditrima, ya rob cobaan apa lagi ini, air mata ini keluar begitu deras tanpa henti, rasanya tak kuat lagi jalani hidup, dunia terasa kelam tak ada yang bisa dilakukan kecuali hanya nangis dan nangis. Inginku tak melanjutkan lagi sekolah, aku sempat  berfikir saat itu kalau tuhan tak sayang lagi denganku, tapi aku menyesal dengan ucapanku itu ternyata dibalik semua itu allah mempunyai rencana lain yang lebih indah. Aku sadar ni semua adalah takdir. Aku berusaha untuk tegar dan berusaha mencari info yang lain. Waktu itu adalah hari terahir pendaftaran di suatu universiatas islam swasta tertua di Indonesia, dengan dukungan penuh orang tua ku aku mencoba mengikuti tes di perguruan tinggi tersebut. Dan hasilnya aku bisa di trima masuk di perguruan tinggi tersebut. Dalam batinku mengucap syukur kepada allah. Mungkin ini adalah rencana allah yang terbaik buat aku. Mungkin apa yang selama ini aku inginkan mungkin itu yang tidak terbaik buatku. Disini aku mulai tahu bahwa allah akan memberikan sesuatu yang lebih indah dan itu mungkin terbaik buatku. Menuntut ilmu bisa dimana saja yang terpenting adalah bagaimana cara kita bisa mengamalkan ilmu yang telah kita peroleh tersebut dan bisa bermanfaat untuk orang lain.
Meskipun dengan keterbatasan fisikku yang masih kurang ini ku yakin bahwa allah sangat sayang denganku walaupun disini aku belajar untuk hidup mandiri. Aku yakin allah slalu menjaga disetiap langkahku dan slalu melindungiku. Hingga kini aku bisa menjadi salah satu mahasiswi Universitas Islam Indonesia,  inilah kampusku saat ini . Dan kini aku bisa tinggal di asrama yang aku inginkan yaitu PP.Sunan Pandanaran.

Kawan jangan takut untuk gagal yakinlah bahwa allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih indah, tetap sabar dan terus berusaha aku yakin dengan kerja keras dan usaha yang maksimal akan membuahkan hasil yang memuaskan. Kesuksesan di depan mata kawan, jangan takut untuk meraih mimpi. Aku yakin jika allah menghendaki kita pasti akan sukses. Dan jangan lupa  berdo’a dan slalu mendekatkan diri kita kepada allah. Karena hanya allah lah yang akan merubah nasib kita. Don’t worry friend’s allah with you.
Tetap semangat kawan jadilah yang terbaik dan bisa berguna bagi orang lain. There are dreams you must pursue if you just try a little harder.


By = Nurul Izzah  mahasiswi Fakultas Ilmu Agama Islam Prodi Tarbiyah angkatan 2013(Islamic University of  Indonesia)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar